Pendapatan Adsense Turun Selama Update Algorithma

Ilustrasi update Algorithma (Sumber: Pixabay/bsdrouin)

Google, sebagai mesin pencari, masih seringkali melakukan update algorithmanya.

Hal ini wajar, karena sesuai dengan komitmen mereka untuk menghasilkan hasil pencarian yang terbaik bagi pengguna.

Disisi lain, Adsense, sebagai salah satu model bisnis Google untuk mendapatkan income dari iklan, yang sistem kerjanya bagi hasil dengan mitra penyedia konten online seperti penulis, ternyata produk ini dapat digunakan sebagai salah satu indikasi adanya proses update algorithma Google tersebut.

Berdasarkan pengalaman penulis, jika terdapat kondisi dalam satu hari saja, pendapatan Adsense turun hampir 70%, dengan jumlah impresi iklan rata-rata yang tetap. Kondisi seperti inilah tanda adanya update algorithma tersebut.

Tentu Google membatasi dana beriklan ini, bermaksud menjaga agar dana klien, selamat dari error (kesalahan-kesalahan) yang tidak terduga, saat update algorithma.

Dan jika beruntung, pada hari berikutnya pendapatan kembali seperti semula, atau bahkan bisa dua kali lipat dari rata-rata.

Penulis menyadari dan setuju, dan mungkin itu juga yang penulis inginkan jika berada dipihak pengiklan.

Konsekuensinya, hal ini pasti akan mengganggu pendapatan mitra Adsense, terutama jika update hampir dilakukan dalam rentang waktu yang berdekatan.

Misalkan dalam 1 bulan, Google melakukan 4 kali update saja, berarti pendapatan mitra bisa turun sampai 80%.

Comments

Popular posts from this blog

Panduan Singkat bagi Pembuat Website atau Blog

Ringkasan Performa Aplikasi dan Game Computational Lab tahun 2018

Menjadi Kaya Sebagai CEO

Perusahaan Wajib Mempertahankan Harga Saham

Ranking Website dengan Backlink

Account Adsense lebih dari Satu

Contoh Menentukan Harga Jasa bagi Pemula

Pengaruh Konversi di Adwords terhadap Pendapatan Adsense Publisher

Bank Memiliki Bahasa Pemrograman Sendiri

Efek Update Algorithma Broad Core Google