Posts

Showing posts with the label Bank

Pelunasan Diawal KPR malah Kena Denda

Image
Ilustrasi kepemilikan rumah (Sumber gambar: Pixabay/Free-Photos) Semula, penulis berpikir, Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) jika dilunasi dimuka atau sebelum berakhir masanya akan mandapatkan bonus, atau setidaknya diskon. Terkait berita yang ditulis oleh Hutauruk (2019) yang berjudul "Suku bunga turun, ini bank yang meraup untung dari KPR take over" di Kontan.co.id, bank justru akan memberikan pinalti jika KPR dilunasi sebelum waktunya berakhir. Dari beberapa sumber lain, pinalti tersebut dapat berupa denda yang nominalnya bisa jadi hampir sama dengan pembayaran yang dilakukan secara normal tiap bulan, sampai habis masa cicilannya. "Orientasi bank itu biasanya sebisa mungkin nasabah tidak melunasi sebelum masa kredit berakhir, pokoknya yang penting uang yang merek pinjamkan kembali ke bank, utuh beserta bunganya" kata seorang mantan pegawai bank ke penulis, yang lebih menyarankan membiarkan untuk mencicilnya secara normal saja, dibanding melunasi d...

Bank Memiliki Bahasa Pemrograman Sendiri

Image
Ilustrasi programer (Sumber gambar: Pixabay/coyote) Meskipun telah lama berkecimpung di pemrograman, baru penulis ketahui, ternyata bank harusnya memiliki bahasa pemrograman sendiri untuk menjaga keamanan data-datanya. Seperti diberitakan oleh Sarah Butcher, Morgan Stanley, salah satu bank besar di Amerika berinvestasi dengan membuat bahasa pemrograman A+. Langkah ini penulis rasa adalah untuk semakin menjaga keamaan terkait administrasi, database dan data-data nasabah bank yang bersangkutan. Dengan tidak menggunakan bahasa pemrograman yang berada di pasaran, maka akan semakin memperkecil potensi hacking dan cracking dari pihak-pihak publik yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, menjadi programmer suatu bank dan dapat menciptakan bahasa pemrogramannya sendiri, merupakan suatu hal menarik dan patut dicoba. Referensi Butcher, Sarah. 2019. Morgan Stanley also has its very own proprietary programming language. https://news.efinancialcareers.com/uk-en/3...

Belajar dari Kesalahan Dagang Nick Leeson

Image
Ilustrasi pasar saham (Sumber: Pixabay/skeeze) Film Rogue Trader (1999), berkisah seorang trader bernama Nick Leeson, yang telah membuat bangkrut Bank Barings, dengan permainan jual beli saham Nikkei yang dilakukannya. Yang paling membuat penulis tertarik, adalah kegunaan Account 88888 dan bagaimana Leeson menggunakannya untuk menutupi kerugian yang terjadi. Account 88888 digunakan Leeson sebagai account customer palsu, dengan deposit dana meminjam dari klien, dan dia pergunakan untuk berdagang. Tujuannya, keuntungan yang didapat account tersebut, digunakan untuk menutupi kerugian yang terjadi, dan itu diluar pembukuan. Singkatnya, selain Leeson sebagai penjual, dia sendiri sekaligus sebagai pembelinya (melalui account 88888), dan itu melanggar aturan perdagangan saham. Awalnya, dengan keberuntungan Leeson, dia berhasil mengembalikan dana investasi klien yang hilang, menutup account 88888 dan Leeson kepada istrinya untuk tidak melakukan hal yang sama. Nam...

Antusias Finansi Perbankan di Indonesia

Image
Penulis tertarik membuat artikel ini, berdasarkan antusias pengguna Android di Indonesia terhadap aplikasi Bunga Tabungan buatan penulis. Perlu diketahui, awalnya penulis hanya berniat iseng saja, membuat aplikasi Bunga Tabungan, yaitu kalkukator sederhana untuk menghitung nominal bunga yang diberikan pihak bank kepada nasabahnya. Dan ternyata, hampir tiap harinya terdapat satu pengguna Android yang mendownload dan menginstal aplikasi tersebut. Jumlah aplikasi terinstal di device pengguna selama 180 hari terakhir, sebelum tulisan ini ditulis ditunjukkan sebagaimana gambar berikut: Entah pengguna mendownload untuk sekedar iseng, belajar cara menghitung bunga pinjaman atau tabungan bank, atau tujuan finansial perbankan lainnya. Tetapi berdasarkan pengalaman penulis sebagai developer aplikasi dan game, aplikasi yang tiap harinya terdapat pengguna yang menginstal, meskipun hanya satu, atau setelah selesai lalu menguninstalnya, berarti aplikasi tersebut bagus atau me...

Perbedaan kartu ATM biasa dengan GPN

Image
Tulisan ini adalah pengetahuan penulis tentang perbedaan kartu ATM biasa berdasarkan pengalaman penulis, bukan berasal dari penjelasan costumer service sepenuhnya. Awalnya, penulis membuka tabungan dengan tambahan fasilitas kartu ATM, dan tanpa diketahui sebelumnya, penulis mendapatkan 2 kartu, yang pertama kartu ATM biasa/utama dan yang kedua kartu berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Kemudian karena memang jarang menggunakan kartu ATM tersebut, ketika penulis ingin menambah tabungan penulis melalui mesin ATM setor tunai, ketika memasukkan PIN, penulis lupa dan salah sampai tiga kali, dan akhirnya kartu ATM berlogo GPN penulis terblokir. Dikarenakan kesibukan pekerjaan, penulis baru dapat mengurusnya melalui Bank terdekat empat hari setelahnya. Dan baru penulis ketahui, ternyata jika kartu ATM GPN penulis terblokir, kartu utama masih dapat digunakan. Berdasarkan imbuhan penjelasan costumer service, kegunaan kartu ATM berlogo GPN adalah terutama untuk digunaka...

Popular posts from this blog

Ranking Website dengan Backlink

Ringkasan Performa Aplikasi dan Game Computational Lab tahun 2018

Menjadi Kaya Sebagai CEO

Panduan Singkat bagi Pembuat Website atau Blog

Google Sedang Membersihkan Konten Penyebab Invalid Traffic

Contoh Menentukan Harga Jasa bagi Pemula

Perlunya Masker Transparan

Perusahaan Wajib Mempertahankan Harga Saham

Pengguna Penginapan Murah

Tip Selamat dari Badai Suspend Admob