Posts

Showing posts with the label Umum

Sudut Pandang Lain Film The Great Hack

Image
Menonton film The Great Hack (2019) menambahkan pengetahuan kepada penulis tentang pelarangan penggunaan data untuk kepentingan kampanye politik. Dalam film tersebut, diceritakan bagaimana Cambridge Analytica (CA) menggunakan data, yang dikumpulkan dalam bentuk kuisioner test kepribadian Facebook, sebagai senjata untuk menampilkan video ejekan terhadap Hillary Clinton agar ditonton dan dapat memanipulasi pemikiran warga Amerika dengan tepat, saat memberikan suara pada pemilu Amerika 2015. Secara keseluruhan, dalam film itu memperingatkan kepada kita, tentang bahayanya menyerahkan data pribadi kita melalui jejaring media sosial apapun, termasuk Google. Untuk lebih detailnya dapat dilihat langsung di film tersebut. Dan skandal diatas, mungkin salah satu alasan kenapa Google Ads tidak menampilkan iklan untuk kepentingan kampanye politik. Kemudian apakah para perusahaan raksasa yang meminta data kita melalui media sosial itu bersalah? Dalam urusan bisnis, seper...

Email Peringatan Upgrade Target SDK App Android ke Level 28

Image
Pada Jumat dini hari, 11 Oktober 2019, sebagai salah satu Android Developer di Google Play Store, penulis mendapat email pengingat untuk mengupgrade target SDK (Software Development Kit) ke level 28 atau setelahnya. Target SDK yang dimaksud adalah target kompilasi pembuatan app atau game Android, yang harus mensupport Android 9 atau yang disebut juga Android Pie. Sedangkan saat tulisan ini ditulis, Android telah sampai pada versi angka 10. Yang artinya, sepertinya lebih baik upgrade langsung dilakukan dengan target SDK level 29, yang berdasarkan pengamatan penulis telah stabil. Konsekuensinya, sejumlah aplikasi dan game penulis dibawah nama Computational Lab, yang masih dikompilasi dengan target SDK level 27 dan tertera dalam email peringatan di atas, harus penulis upgrade sebelum tanggal 1 November 2019. Sayangnya terdapat 20 lebih aplikasi yang harus penulis uprade, dan hal itu butuh alokasi waktu yang perlu penulis sisihkan. Padahal disisi lain, penulis ...

Bank Memiliki Bahasa Pemrograman Sendiri

Image
Ilustrasi programer (Sumber gambar: Pixabay/coyote) Meskipun telah lama berkecimpung di pemrograman, baru penulis ketahui, ternyata bank harusnya memiliki bahasa pemrograman sendiri untuk menjaga keamanan data-datanya. Seperti diberitakan oleh Sarah Butcher, Morgan Stanley, salah satu bank besar di Amerika berinvestasi dengan membuat bahasa pemrograman A+. Langkah ini penulis rasa adalah untuk semakin menjaga keamaan terkait administrasi, database dan data-data nasabah bank yang bersangkutan. Dengan tidak menggunakan bahasa pemrograman yang berada di pasaran, maka akan semakin memperkecil potensi hacking dan cracking dari pihak-pihak publik yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, menjadi programmer suatu bank dan dapat menciptakan bahasa pemrogramannya sendiri, merupakan suatu hal menarik dan patut dicoba. Referensi Butcher, Sarah. 2019. Morgan Stanley also has its very own proprietary programming language. https://news.efinancialcareers.com/uk-en/3...

Tip Memilih Partner Kerja

Image
Ilustrasi kerjasama (Sumber gambar: Pixabay/rawpixel) Memilih partner kerja dalam bisnis, ternyata merupakan hal penting, terutama agar bisnis kita berjalan dengan lancar, atau tidak merasa tertipu di kemudian hari, baik secara langsung maupun tidak langsung. Banyak orang mengatakan dirinya sendiri adalah orang yang mudah diajak kerja sama, "Aku ini orang yang 'entengan' (ringan-an)!" dalam bekerja. Namun, berdasarkan pengalaman penulis, tidak cuma dari perkataan, kita perlu tiga atau lebih bekerja-sama dengannya, untuk tahu dia memang mudah diajak kerjasama atau sebaliknya. Bagi penulis, kalau memang aslinya sulit diajak kerja sama, lambat laun kita akan tahu bahwa memang orang itu sulit diajak kerjasama. Dan jika kita sudah tahu sifat/karakter aslinya, untuk menjaga hubungan baik, hendaknya kita segera menjauh, sebelum hal tidak diinginkan terjadi. Penulis pernah mengalami hal tersebut, penulis berpatner dengan seorang yang semula menyemat...

Sekilas Jual Beli dan Balik Nama Waris

Image
Ilustrasi Minta Tanda Tangan (Sumber: Pixabay/Picsues) Salah satu yang baru penulis ketahui masalah sertifikat tanah, adalah adanya balik nama waris. Dan berdasarkan informasi salah satu notaris yang penulis temui dan dari artikel di Cermati.com yang berjudul "Mengurus dan Menghitung BPHTB Tanah Warisan" , juga akan terdapat pajak waris yang nominalnya 5% dari NJOP total dikurangi NJOPPTKP waris. Penulis ingin mengetahui informasi tersebut, terkait pembelian tanah yang dilakukan oleh keluarga penulis, yang ternyata jual beli tanahnya harus jual beli waris. Kondisinya, si pemilik asli, nama yang tercantum dalam sertifikat, orangnya sudah meninggal dan memiliki empat orang anak. Sedangkan sebelum sampai ditangan penulis, sertifikat sebenarnya sudah diperjual-belikan tanpa AJB (Akte Jual Beli) di dua tangan yang berbeda. Sehingga jual beli tanah yang dapat dicatat melalui AJB, untuk balik nama ke ibu penulis, akad jual-beli seolah-olah dilakukan dengan...

Telaah Gaji Satu Juta Rupiah

Image
Ilustrasi pekerjaan freelance (Sumber: Pixabay/StartupStockPhotos) Terkait dengan pekerjaan yang berdomisili di Malang, yang nominalnya hanya satu juta rupiah perbulan, penulis ingin menelaah lebih jauh arti dari gaji tersebut. Diberitakan oleh Oktavia dari RRI (Radio Republik Indonesia), UMR kota Malang tahun 2019 dan bersumber dari Disnaker adalah sebesar Rp 2.668.420,00. Artinya, jika dalam satu bulan terdapat 22 hari kerja, upah per hari sekitar Rp 121.291,82. Sedangkan penulis adalah seorang tenaga IT (Teknologi Informasi) yang bertugas utama me-maintance website suatu sekolah swasta di Malang, dengan kontrak yang hanya masuk tiga hari dalam satu minggu. Jika diambil harian nominal UMR Malang, penulis harusnya mendapat gaji Rp 1,455,501.82 per bulan. Padahal di sisi lain, tenaga IT harusnya digaji lebih tinggi dari UMR, berdasarkan tingkat resiko pekerjaannya. Tetapi karena penulis juga mempunyai pekerjaan lain, sehingga nominal satu juta tersebut su...

Review Aplikasi yang Meragukan

Image
Ilustrasi review aplikasi (Sumber: Pixabay/AbsolutVision) Minggu 28 Juli 2019, salah satu aplikasi penulis mendapatkan review bintang satu, dari salah satu pengguna di Indonesia. Sebagaimana terlihat pada gambar di bawah ini, kalimat reviewnya mengundang penulis, sebagai developer aplikasi tertawa. Terlebih dengan device Android yang dia gunakan tidak terdeteksi oleh Play Store. Sehingga membuat penulis tambah tertawa, sebab penulis malah balik meragukan, sebab kesalahan mungkin pada device Android yang pengguna gunakan, bukan pada aplikasi penulis. Sedangkan dari aplikasi itu sendiri, penulis merasa sudah membuatnya sebaik mungkin. Dimana menambahkan fitur Ad Consent yang membutuhkan pendeteksian negara pengguna, apakah berada di negara Uni Eropa atau tidak. Sehingga alasan kenapa aplikasi tidak dapat berjalan, mungkin karena pada tahap Ad Consent tidak dapat dilewati, sehingga aplikasi tidak dapat dijangkau sebagaimana review pengguna di atas. K...

Pendapatan Adsense Turun selama Tahun 2019

Image
Entah terjadi pada publisher Adsense lain atau tidak.  Selama tahun 2019, Traffic konten online penulis yang kebanyakan adalah aplikasi dan game Android, mengalami penurunan. Disisi lain, jumlah impresi dari aplikasi penulis tersebut justru naik hampir 100% seperti ditunjukkan oleh garis merah pada gambar di atas. Sampai tulisan ini ditulis, seperti pada tulisan-tulisan sebelumnya, kenaikan traffic dan penurunan pendapatan diakibatkan oleh update algorithma dan perubahan kebijakan yang bertubi-tubi mulai bulan Februari 2019 lalu. Mungkin saja untuk melindungi dana beriklan klien, Google sengaja mematok harga beriklan semurah mungkin. Karena bagaimanapun juga, product-product Google, sebenarnya adalah ladang beriklan. Sehingga selama masa update, dana klien tidak terbuang percuma jika terdapat bug atau error yang tidak diinginkan dalam algorithma. Konsekuensinya, pendapatan Adsense penulis, melalui Admob tahun 2019 turun hingga 70%.

Kesenjangan Antar Karyawan dalam Instansi

Image
Ilustrasi kesenjangan karyawan (Source: Pixabay/rawpixel) Salah satu yang menjadi ketidak-sehatan dalam sebuah instansi, adalah adanya rasa iri antara sesama karyawannya. Seringkali sesama karyawan iri terhadap beban kerja yang dirasa tidak seimbang, yang berakibat mereka menjadi malas dalam bekerja. Sebagaimana yang terjadi di tempat penulis bekerja, terlebih karena berstatus karyawan tidak tetap, seringkali mereka mengeluh dengan sistem kerja yang dirasa beban kerja tinggi dan gaji yang kecil. Sedangkan disisi lain dalam instansi tersebut, penulis hanyalah tenaga kontrak, yang memang tidak ingin menjadi karyawan tetap, yang menyebabkan status karyawan apapun bagi penulis, tidak terlalu terpikirkan. Menurut penulis, diperlukan adanya edukasi yang tepat, agar setiap karyawan mengerti dengan tingkat beban kerja dan resiko yang menjadi tanggug-jawab tiap karyawan. Misalnya satpam dibandingkan dengan tenaga IT, mereka tidak dapat disamakan, dan tidak mungkin sam...

Persyaratan KPR Subsidi Malang 2019

Image
Ilustrasi perumahan (Sumber: Pixabay/12019) Karena bekerja dan ingin bertempat tinggal di Malang, penulis bermaksud mengajukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Dan karena keterbatasan dana dan sesuai kondisi finansial penulis, KPR yang sesuai adalah KPR subsidi pemerintah, yang konon angsurannya 800 ribu saja. Dengan browsing di internet, ternyata banyak sekali info perumahan, baik itu subsidi maupun non subsidi di Malang, Perbedaan antara subsidi dan non subsidi, yang penulis ketahui adalah pemohon mendapat bantuan berupa cashback sampai 4 juta rupiah, dan untuk tahun 2019 harga rumah maksimum sampai 140 juta. Sehingga jika ada perumahan yang harganya melebihi harga tersebut, bukan lagi perumahan subsidi, namun perumahan komersil. Sedangkan menurut desain perumahannya, luas tanah harus 60 meter persegi dan tidak disediakan dapur, hanya 2 ruang tidur, ruang tamu dan kamar mandi. Kemudian, dari hasil menghubungi kontak penjual yang tertera di tiga info perumahan ...

Manipulasi Harga Tanah di Bawah 60 Juta

Image
Ilustrasi pemberkasan (Sumber: Pixabay/Free-Photos) Seorang pensiunan pegawai pabrik, yang tanahnya tidak melakukan balik nama ataupun membuat AJB (Akte Jual Beli) dari penjual sebelumnya (sebut saja B), menjual tanahnya seharga 130 juta. Sang Pembeli, yang memang tidak tahu menahu sebelumnya tentang aturan jual beli tanah, menyetujui saja, dengan tanda tertulis yang hanya berupa kuitansi. Lambat laun, sang Pembeli yang tidak ingin tanah tersebut bermasalah dikemudian hari, baik bagi keluarga penjual B sang pemilik asli, atau pun keluarga pembeli sendiri, memutuskan untuk balik nama. Buntungnya, pembeli meminta tolong kepada seseorang, yang kemudian diketahui ternyata dia bukan notaris langsung, tetapi hanya calo. Pembeli mengetahui setelah bertanya-tanya ke pihak desa, dan dari munculnya permintaan janggal sang Calo terhadap kuitansi kedua yang hanya tertulis 54 juta, untuk harga tanah yang sama. Karena pembeli melek internet, dan penasaran alasan sang Calo ...

Tip Membuat Tulisan Berkualitas untuk SEO

Image
Ilustrasi menulis (Sumber: Pixabay/Free-Photos) Salah satu pencarian jawaban pertanyaan penulis, terkait bagaimana membuat tulisan website atau blog yang dapat terindek dengan baik oleh Google, penulis menemukan 4 tip turunan, dari 6 tip bagaimana membuat konten yang SEO-friendly, yang ditulis oleh Ward (2019). Buat Konten dengan banyak variasi. Variasi yang dimaksud disini adalah tulisan dengan menambahkan gambar, video, grafik data pendukung, dan lain sebagainya. Hal ini terutama bertujuan untuk menarik pembaca dan berlama-lama di website atau blog. Tetapi karena kecepatan akses mempengaruhi ranking, penambahan konten lain jangan sampai memperlambat akses pengunjung ke website atau blog yang bersangkutan. Percobaan Tulisan Panjang dan Pendek Satu tema, dapat dibuat banyak pembahasan. Oleh karena itu Ward menyarankan untuk membuat tulisan yang membahas secara singkat dan ada yang lebih mendalam, atau dengan orientasi yang lain. Dari berbagai macam tu...

Batasan Umur di Google untuk Pengguna Android

Image
Ilustrasi pengguna smartphone anak-anak (Sumber: Pixabay/terimakasih0) Sebelumnya, Google membedakan pengguna Android dengan batasan 18 tahun untuk usia anak yang boleh memegang smartphone. Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh batasan usia awal kali mendaftar account Google dan data analitik seperti terlihat dalam gambar di bawah ini: Gambar di atas adalah data Firebase Analytic pengguna aplikasi Caliper Digital penulis di Play Store dengan nama developer Computational Lab, berdasarkan batasan umur atau demografisnya. Berbeda dengan tahun 2019 saat tulisan ini ditulis, tampaknya karena Google melihat pengguna Android tidak hanya kalangan dewasa saja, Google manambahkan kategori account anak-anak pada saat pendaftaran yang harus terkoneksi dengan Google Family Link, dan membedakan pengguna dibawah 18 tahun menjadi 5 golongan sebagai berikut: Dan untuk aplikasi atau game Android yang ditargetkan untuk pengguna umur di bawah 13 tahun, harus menyertakan priva...

Potensi Update Algorithma Rangking Google Juli 2019

Image
Ilustrasi pengembangan website (Sumber: Pixabay/rawpixel-edited by author) Seperti yang penulis duga pada posting sebelumnya, Schwartz (2019) memberitakan juga bahwa ada kemungkinan update algorithma Rangking Google yang terjadi pada 11 dan 12 Juli 2019. Tidak sebagaimana penulis yang hanya mengambil kesimpulan dari pengamatan kenaikan traffic, yang diikuti penurunan pendapatan Adsense, Schwartz menunjukkan grafik dari beberapa tool analityc dari website komunitas yang dikelolanya. Menurut dia, berdasarkan anomali yang terlihat, kemungkinan update memang terjadi, namun Google belum mengkonfirmasikannya, atau memang tidak perlu dikonfirmasi karena update tersebut hanya perbaikan kecil saja. Berikut ini adalah gambar search console traffic website yang penulis kelola. Impresi website penulis Terlihat selama tanggal 11 dan 12 Juli 2019, website penulis justru terjadi penurunan impresi, yang berkebalikan dengan yang terjadi pada milik Schwartz. Bisa jadi m...

Fitur Ad Content Rating di Blocking Controls Admob

Image
Ad Content Rating Pada 10 Juli 2019, baru penulis ketahui dan memang yang penulis tunggu-tunggu, Admob akhirnya mengeluarkan fitur Ad Conteng Rating di menu Blocking Controls seperti ditunjukkan gambar di atas. Fitur ini penting, terkait dengan product penulis yang berupa app dan game Android di Play Store dengan nama developer Computational Lab yang bertema pendidikan. Akan sangat baik, jika iklan yang ditayangkan melalui aplikasi atau game penulis tersebut, terfilter sesuai usia sasaran penggunanya, yaitu umur anak sekolah tingkat menengah dan atas. Dan fitur blocking sesuai kategori umur ini, lebih mudah dibanding fitur blocking sebelumnya yang penulis gunakan, yang berbasis kategori umum atau sensitif, dan kadang masih membingungkan. Sayangnya, fitur ini masih hanya ada di Admob, belum ada di Adsense untuk konten website atau blog penulis, di mana ada juga yang bertema pendidikan. Meskipun sebenarnya Admob adalah termasuk dalam Adsense.

Antusias Finansi Perbankan di Indonesia

Image
Penulis tertarik membuat artikel ini, berdasarkan antusias pengguna Android di Indonesia terhadap aplikasi Bunga Tabungan buatan penulis. Perlu diketahui, awalnya penulis hanya berniat iseng saja, membuat aplikasi Bunga Tabungan, yaitu kalkukator sederhana untuk menghitung nominal bunga yang diberikan pihak bank kepada nasabahnya. Dan ternyata, hampir tiap harinya terdapat satu pengguna Android yang mendownload dan menginstal aplikasi tersebut. Jumlah aplikasi terinstal di device pengguna selama 180 hari terakhir, sebelum tulisan ini ditulis ditunjukkan sebagaimana gambar berikut: Entah pengguna mendownload untuk sekedar iseng, belajar cara menghitung bunga pinjaman atau tabungan bank, atau tujuan finansial perbankan lainnya. Tetapi berdasarkan pengalaman penulis sebagai developer aplikasi dan game, aplikasi yang tiap harinya terdapat pengguna yang menginstal, meskipun hanya satu, atau setelah selesai lalu menguninstalnya, berarti aplikasi tersebut bagus atau me...

Perbedaan Mendasar 4G dan 5G

Image
Image source: Pixabay-mohamed_hassan Kecepatan adalah perbedaan mendasar teknologi 4G dan 5G. Sebagaimana disebutkan dalam website JustAskGemalto.com, dengan kecepatan sampai 100 gigabits per detik, 5G lebih cepat 100 kali dibanding kecepatan 4G. Sedangkan, saat tulisan ini ditulis, dikabarkan teknologi 5G akan segera masuk di Indonesia. Sebagaimana dikatakan oleh salah satu sales dari pihak Samsung, dalam presentasinya mengenai Samsung Smart Learning Class di BSS UB Maret lalu, beberapa device smartphone terbaru Samsung yang akan masuk di Indonesia pada tahun 2019 ini, akan sudah disematkan teknologi 5G. Meskipun provider layanan data di Indonesia belum menyediakannya. Sehingga bagi pengguna smartphone yang ingin segera mengganti devicenya, alangkah baiknya menunggu munculnya device yang telah dilengkapi teknologi 5G, sebentar lagi. Reference JustAskGemalto. 2019. What is the difference between 4G and 5G?. https://www.justaskgemalto.com/en/difference-4g-5g/ . ...

Popular posts from this blog

Ranking Website dengan Backlink

Google Sedang Membersihkan Konten Penyebab Invalid Traffic

Sudut Pandang Lain Film The Great Hack

Pengguna Penginapan Murah

Tip Selamat dari Badai Suspend Admob

Contoh Menentukan Harga Jasa bagi Pemula

Teknik Spamming Penyebab Invalid Traffic

Menjadi Kaya Sebagai CEO

Perlunya Masker Transparan

Pengaruh Pageview terhadap Pendapatan Adsense