Posts

Prasangka Buruk Bahasa Pemrograman yang Konon Lebih Simple

Image
Diberitakan oleh Priyadarshini (2019) melalui artikel yang berjudul "Microsoft’s New Programming Language ‘Bosque’ Keeps Your Code Simple", bahwasannya terdapat bahasa pemrograman baru, yang mengusung kata "kesederhanaan" pada alasan utama diciptakannya. Selain itu, dikatakan juga bahasa pemrogaman ini berbasis pada Typescript, dimana dalam artikel lain oleh Saeed (2018), disebutkan bahwa Typescript merupakan salah satu bahasa pemrograman alternatif Javascript dan telah digunakan dalam banyak platform. Kemudian yang paling penting adalah berasal dari Microsoft, di mana penulis tidak pernah menemukan product yang benar-benar free (gratis) dari mereka. Produk Microsoft pasti ujung-ujungnya berbayar, entah itu berlabel open source ataupun tidak. Rasanya tidak akan mudah dipercaya jika bahasa pemrograman ini juga akan free kedepannya. Sehingga dalam tulisan ini, selain kenyataan product dari Microsoft sebagaimana telah disebutkan diatas. Sebagai prog...

Pemasaran App dan Game di Google Play Store

Image
Mulanya, penulis yang bekerja sebagai Android Developer, berpikir bahwa tidak ada sistem marketing yang dijalankan oleh Google Play Store. Selain memproduksi, developer perlu memasarkan aplikasi atau game buatannya sendiri. Namun setelah 3 tahun lebih, baru penulis sadari, bahwa di Play Store ternyata sudah ada sistem marketingnya sendiri, dan itu dalam bentuk algorithma. Penulis adalah app dan game developer Android dengan nama Computational Lab di Google Play Store. Saat tulisan ini ditulis, penulis telah membuat kurang lebih 60 aplikasi dan game edukasi. Dan telah didownload lebih dari 2000 device Android. Beberapa metode pemasaran telah penulis coba untuk mempublikasikan app dan game penulis. Termasuk menggunakan Google Ads dan telah hampir menghabiskan dana beriklan hingga 5 juta. Jumlah dana beriklan tersebut, menurut penulis sudah banyak, karena penulis adalah developer independen. Yang bekerja sendiri, modal, engine, desain, maintenance, update, ...

Tambang Data untuk Beriklan

Image
Seperti disebutkan dalam artikel yang ditulis oleh pimpinan majalah digital The Economist yang berjudul "The world’s most valuable resource is no longer oil, but data", bahwa menambang data, jauh lebih menguntungkan dibanding menambang minyak, emas atau bahkan cryptocurrency seperti Bitcoin. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh perusahaan raksasa seperti Google, Microsoft, Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya. Mereka melakukan koleksi data pengguna, umumnya digunakan sebagai target pemasaran product mereka berikutnya, dan juga sebagai media beriklan. Yang dimaksud media beriklan ini adalah perusahaan tidak hanya sebagai pembuat produk dalam bentuk hardware. Tetapi juga mendapatkan income dari jasa mengiklankan product klien, melalui data pengguna atau konsumen yang telah menggunakan product mereka. Sederhananya, mereka menambang data untuk membuat suatu komunitas/wadah yang disebut dengan platform beriklan. Dan dalam wadah ini, koleksi data ini p...

Potensi Bahasa Pemrograman Java Tahun 2019

Image
Berdasarkan artikel yang ditulis oleh Subham Kapiswe (2019), dan daftar pekerjaan yang terdapat di website indeed.com , yaitu website yang menyediakan informasi lowongan pekerjaan, berikut ini adalah grafik jumlah 6 macam pekerjaan yang dikategorikan berdasarkan bahasa pemrograman: Terlihat bahwa bahasa pemrograman Java, memiliki jumlah pekerjaan tertinggi dibanding bahasa yang lain. Kebutuhan ini sangat dimungkinkan oleh adanya kepopuleran device Android yang menggunakan Java sebagai bahasa dasar pembuatan app dan game. Oleh sebab itu, bagi pemula dalam belajar bahasa pemrograman, mungkin dapat mempertimbangkan Java sebagai bahasa pemrograman yang akan dipelajari. Karena hal ini terkait dengan proyeksi macam pekerjaan yang tersedia ditahun 2019. Selain itu, karena Java termasuk bahasa pemrograman dasar, dan dengan belajar Object Oriented Programming (OOP)-nya, logika programmer dapat lebih terlatih, dan akan lebih mudah jika nanti diharuskan untuk belajar atau ganti k...

Panduan Singkat bagi Pembuat Website atau Blog

Image
Google sebagai penyedia layanan search engine, berkomitmen untuk memberikan hasil pencarian dan kualitas konten yang tepat kepada penggunanya.  Oleh sebab itu untuk membantu para webmaster dalam membuat konten online, agar Google bersedia menemukan, meng-index, dan merangking website atau blog tersebut, terdapat panduan bagi para webmaster sebagai berikut: Ketentuan Dasar Konten dibuat untuk pembaca/pengguna, bukan untuk mesin pencari. Konten harus sesuai dengan judul atau deskripsi. Hindari trik peningkatan peringkat mesin pencari dalam bentuk apapun. Contoh pedoman yang dapat digunakan pembuat konten adalah dengan menanyakan pada diri sendiri, "Apakah konten ini membantu pengguna saya? Apakah saya akan melakukan ini jika mesin pencari tidak ada?" Buatlah situs unik, menarik dan bernilai tambah bagi pengunjungnya. Teknik yang harus dihindari Automatically generated content, seperti penggunaan RSS Feed atau semacamnya Segala bentuk teknik spamming, contohn...

Google Sedang Membersihkan Konten Penyebab Invalid Traffic

Image
Berdasarkan seroundtable.com , diberitakan bahwasannya Google search ranking mengalami update algorithma yang diperkirakan pada tanggal 12 dan 13 Maret 2019. Tidak disebutkan dengan jelas, pengaruh dari perubahan algorithma tersebut, namun pada konten online penulis, memang terdapat sedikit peningkatan jumlah traffic pengunjungnya, dan itu berdampak positif. Sedangkan yang terjadi di publik, diberitakan Google mengalami server down pada tanggal-tanggal tersebut, yang terlihat di beberapa produknya, termasuk Hangout yang tidak dapat mengirimkan pesan chatnya secara real-time. Namun yang ingin penulis sampaikan dalam tulisan ini, bukan mengenai perubahan algorithma di atas. Tampaknya Google semakin ketat disegala produknya, mulai dari update algorithma tersebut. Terbukti, salah satu produk penulis, Abacus 100 mendapat hukuman untuk tidak dapat diikutkan kembali program Admob.  Alasannya dikatakan aplikasi ini melanggar salah satu poin dibawah ini: False claims of ...

Iseng-iseng Menghitung Pajak Penghasilan

Image
Sebagai wajib pajak, penulis penasaran dengan perhitungan pajak penghasilan yang harus dibayarkan penulis selama tahun 2018. Mengingat pekerjaan penulis adalah lebih suka sebagai tenaga freelance, yang kadang bekerja di suatu instansi atau perusahaan, dalam kurun waktu kontrak tertentu saja. Maka pengetahuan ini penulis rasa penting, agar tidak terlalu terlihat bodoh, di depan pegawai pajak nantinya, ketika penulis melakukan konsultasi pajak. Berikut ini adalah video contoh percobaan perhitungan pajak penghasilan yang penulis lakukan berdasarkan panduan Surtan Siahaan (2019) dan menggunakan bantuan Ms. Excel. Dari percobaan di atas dapat disimpulkan, bahwa sebenarnya jumlah pajak penghasilan yang harus dibayarkan jumlahnya kecil. Terlebih durasi pajaknya dihitung pertahun. Apalagi jika status wajib pajak sudah menikah dan memiliki tanggungan istri dan anak, maka jumlah PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)-nya akan semakin tinggi, sehingga pajak yang harus dibayarkan ...

Popular posts from this blog

Ranking Website dengan Backlink

Kualitas adalah Ranking Faktor Website Sebenarnya

Pelunasan Diawal KPR malah Kena Denda

Sekilas tentang Algorithma Pinguin 2019

Antara Gaji dan Income Perusahaan

Berbisnis di Kelahiran, Pernikahan, Sakit dan Kematian

Pemasaran App dan Game di Google Play Store

Pengguna Penginapan Murah

Satu Game tidak Berarti Langsung Berhasil

Batasan Umur di Google untuk Pengguna Android